PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA UNDERWEIGHT DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BALAI AGUNG TAHUN 2026
Categorie(s):
SKRIPSI
Author(s):
Tania Mayasari (NPM 20250112018)
Tahun:
2026
Nama Penulis:
Tania Mayasari
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
balita, underweight, makanan tambahan, pangan lokal, berat badan.
Abstract :
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA UNDERWEIGHT DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BALAI AGUNG TAHUN 2026.
Tania Mayasari
NPM.20250112018
ABSTRAK
Masalah gizi pada balita, khususnya underweight, masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian. Kondisi underweight dapat terjadi akibat ketidakcukupan asupan zat gizi dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Salah satu upaya intervensi yang dilakukan adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan pangan lokal terhadap peningkatan berat badan balita underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Balai Agung Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperiment menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 20 balita underweight yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemberian makanan tambahan pangan lokal dilakukan setiap hari selama 28 hari. Data berat badan diperoleh melalui pengukuran menggunakan timbangan digital sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Balai Agung pada bulan JuniJuli 2026.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan balita underweight sebelum pemberian makanan tambahan pangan lokal adalah 9,480 kg dengan standar deviasi 1,9691 kg, sedangkan setelah pemberian makanan tambahan pangan lokal meningkat menjadi 10,155 kg dengan standar deviasi 1,9516 kg. Terdapat peningkatan rata-rata berat badan sebesar 0,675 kg atau 675 gram. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p
Tania Mayasari
NPM.20250112018
ABSTRAK
Masalah gizi pada balita, khususnya underweight, masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian. Kondisi underweight dapat terjadi akibat ketidakcukupan asupan zat gizi dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Salah satu upaya intervensi yang dilakukan adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan pangan lokal terhadap peningkatan berat badan balita underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Balai Agung Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperiment menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 20 balita underweight yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemberian makanan tambahan pangan lokal dilakukan setiap hari selama 28 hari. Data berat badan diperoleh melalui pengukuran menggunakan timbangan digital sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired sample t-test. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Balai Agung pada bulan JuniJuli 2026.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat badan balita underweight sebelum pemberian makanan tambahan pangan lokal adalah 9,480 kg dengan standar deviasi 1,9691 kg, sedangkan setelah pemberian makanan tambahan pangan lokal meningkat menjadi 10,155 kg dengan standar deviasi 1,9516 kg. Terdapat peningkatan rata-rata berat badan sebesar 0,675 kg atau 675 gram. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p