STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
Author(s):
RIO REVLINO M MARPAUNG (20250122059)
Tahun:
2026
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Keywords: anxiety, sleep quality, Congestive Heart Failure (CHF)
Abstract :
STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN
KUALITAS TIDUR PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
Rio Revlino M Marpaung
ABSTRAK
Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kronis pada sistem
kardiovaskular yang dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik dan psikologis
pada pasien. Salah satu masalah yang sering dialami pasien CHF adalah
kecemasan dan gangguan kualitas tidur. Kecemasan yang dialami pasien dapat
memengaruhi kenyamanan, meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis, serta
menyebabkan gangguan tidur yang berdampak terhadap kualitas hidup pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan
kualitas tidur pasien Congestive Heart Failure (CHF) berdasarkan studi literatur.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan
scoping review. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar
dan jurnal internasional dengan rentang publikasi tahun 20212026 menggunakan
kata kunci anxiety, sleep quality, dan Congestive Heart Failure. Artikel dipilih
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelusuran
diperoleh 5 artikel yang terdiri dari 2 jurnal nasional dan 3 jurnal internasional
yang relevan dengan topik penelitian. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa
kualitas tidur pasien CHF sebagian besar berada pada kategori buruk atau tidak
baik. Tingkat kecemasan pasien CHF sebagian besar berada pada kategori ringan
hingga sedang. Seluruh artikel yang direview menunjukkan adanya hubungan
antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien CHF, di mana semakin
tinggi tingkat kecemasan pasien maka kualitas tidur pasien cenderung semakin
buruk. Kecemasan menyebabkan pasien sulit rileks, mengalami gangguan tidur,
dan sering terbangun pada malam hari sehingga memengaruhi kualitas tidur
secara keseluruhan. Kesimpulan dari studi literatur ini menunjukkan bahwa
terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien
Congestive Heart Failure (CHF). Oleh karena itu, diperlukan perhatian terhadap
kondisi psikologis pasien serta intervensi keperawatan yang komprehensif untuk
membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pasien CHF.
Kata Kunci: anxiety, kualitas tidur, Congestive Heart Failure (CHF)
KUALITAS TIDUR PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
Rio Revlino M Marpaung
ABSTRAK
Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kronis pada sistem
kardiovaskular yang dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik dan psikologis
pada pasien. Salah satu masalah yang sering dialami pasien CHF adalah
kecemasan dan gangguan kualitas tidur. Kecemasan yang dialami pasien dapat
memengaruhi kenyamanan, meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis, serta
menyebabkan gangguan tidur yang berdampak terhadap kualitas hidup pasien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan
kualitas tidur pasien Congestive Heart Failure (CHF) berdasarkan studi literatur.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan
scoping review. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar
dan jurnal internasional dengan rentang publikasi tahun 20212026 menggunakan
kata kunci anxiety, sleep quality, dan Congestive Heart Failure. Artikel dipilih
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelusuran
diperoleh 5 artikel yang terdiri dari 2 jurnal nasional dan 3 jurnal internasional
yang relevan dengan topik penelitian. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa
kualitas tidur pasien CHF sebagian besar berada pada kategori buruk atau tidak
baik. Tingkat kecemasan pasien CHF sebagian besar berada pada kategori ringan
hingga sedang. Seluruh artikel yang direview menunjukkan adanya hubungan
antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien CHF, di mana semakin
tinggi tingkat kecemasan pasien maka kualitas tidur pasien cenderung semakin
buruk. Kecemasan menyebabkan pasien sulit rileks, mengalami gangguan tidur,
dan sering terbangun pada malam hari sehingga memengaruhi kualitas tidur
secara keseluruhan. Kesimpulan dari studi literatur ini menunjukkan bahwa
terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien
Congestive Heart Failure (CHF). Oleh karena itu, diperlukan perhatian terhadap
kondisi psikologis pasien serta intervensi keperawatan yang komprehensif untuk
membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pasien CHF.
Kata Kunci: anxiety, kualitas tidur, Congestive Heart Failure (CHF)